Kamis, 03 September 2015

pembelajaran dan belajar

pengertian pembelajaran

Pembelajaran sebagai sebuah proses saya pahami melalui pengidentifikasian siapa (pelaku) melakukan apa (belajar apa) dimana (lingkungan belajar). Proses pembelajaran berlangsung pada setiap individu sejak usia dini. Proses pembelajaran harus dijalani sendiri oleh individu yang mau belajar, tidak dapat diwakilkan kepada orang lain, tapi dapat ditemani atau didampingi oleh orang lain. Dengan demikian, proses pembelajaran membuat semua pihak yang terlibat menjadi makin terpelajar. Proses pembelajaran adalah proses mengasah ketrampilan mental dan fisik, sehingga pengulangan (berlatih) dan pemantauan (pemberian masukan) perlu terus dilakukan selama proses pembelajaran. Karenanya proses pembelajaran perlu waktu (tidak bisa instant) dan motivasi (keinginan untuk tahu atau menjadi bisa). Hasil dari proses pembelajaran adalah individu dengan kemampuan belajar yang lebih tinggi

Memunculkan kata “proses” membawa kita ke kerangka berpikir input – proses – output. Untuk proses pembelajaran, mahasiswa adalah salah satu input dan alumni adalah salah satu output. Itulah cara pandang saya, sampai saya disadarkan bahwa cara pandang seperti itu menempatkan mahasiswa sebagai obyek yang seringkali menjadi pihak yang salah kalau output berupa alumni hebat tidak dihasilkan oleh proses.. Pengalaman menjadi mahasiswa yang paling tidak tahu apa-apa di kelas ketika saya melanjutkan studi telah memicu saya untuk melihat mahasiswa sebagai subyek pembelajaran.

Implikasi lain dari pembelajaran sebagai proses adalah perlunya kita memahami kesaling-terkaitan antara tiga  perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketentuan administrasi telah membuat terpisah satu dari yang lain, padahal proses pembelajaran dibangun dari semua unsur perguruan tinggi. Setiap pelaku pembelajaran melakukan unsur meneliti dalam rangka mencari jawab atas pertanyaan yang muncul dibenaknya, melakukan unsur mendidik ketika pelaku pembelajaran menyampaikan hasil pencariannya kepada yang lain, melakukan unsur mengabdi kepada masyarakat ketika pelaku pembelajaran menggunakan pengetahuan dan ketrampilannya untuk membangun masyarakat.

pengertian belajar

Menurut Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252) belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya.
Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
Sedangkan Pengertian Belajar menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Kesimpulan yang bisa diambil dari kedua pengertian di atas, bahwa pada prinsipnya, belajar adalah perubahan dari diri seseorang.
Pengertian Belajar Menurut Ahli
Dari beberapa pengertian belajar di atas maka dapat disimpulkan bahwa semua aktivitas mental atau psikis yang dilakukan oleh seseorang sehingga menimbulkan perubahan tingkah laku yang berbeda antara sesudah belajar dan sebelum belajar.
Demikianlah Pengertian Belajar Menurut Ahli, semoga bermanfaat.


kolom komentar